• Default Language
  • Arabic
  • Basque
  • Bengali
  • Bulgaria
  • Catalan
  • Croatian
  • Czech
  • Chinese
  • Danish
  • Dutch
  • English (UK)
  • English (US)
  • Estonian
  • Filipino
  • Finnish
  • French
  • German
  • Greek
  • Hindi
  • Hungarian
  • Icelandic
  • Indonesian
  • Italian
  • Japanese
  • Kannada
  • Korean
  • Latvian
  • Lithuanian
  • Malay
  • Norwegian
  • Polish
  • Portugal
  • Romanian
  • Russian
  • Serbian
  • Taiwan
  • Slovak
  • Slovenian
  • liish
  • Swahili
  • Swedish
  • Tamil
  • Thailand
  • Ukrainian
  • Urdu
  • Vietnamese
  • Welsh
Hari

Your cart

Price
SUBTOTAL:
Rp.0

Dari Oranye ke Merah Putih: Rafael Struick, Sang Maestro Assist yang Memilih Indonesia

img

1ww0lhujxjhcdrucc6bsa3blqpg-ritxg1l-mmw9s.workers.dev Selamat datang di tempat penuh inspirasi ini. Pada Kesempatan Ini mari kita kupas tuntas sejarah Indonesia, Bola, Berita. Tulisan Tentang Indonesia, Bola, Berita Dari Oranye ke Merah Putih Rafael Struick Sang Maestro Assist yang Memilih Indonesia Jangan berhenti teruskan membaca hingga tuntas.

Jakarta - Penyerang Timnas Indonesia, Rafael Struick, menunjukkan komitmennya yang kuat terhadap Merah-Putih, mengesampingkan Belanda. Menariknya, meskipun baru saja bergabung dengan klub Australia, Brisbane Roar, ia lebih menikmati memberikan assist untuk gol penentu kemenangan dibandingkan mencetak gol sendiri.

Rafael Struick menyampaikan pendapatnya dalam sebuah sesi media sosial bersama kreator konten asal Belanda, Chatmo. Ketika ditanya tentang pilihannya antara Indonesia dan Belanda, Rafael dengan tegas menjawab, "Indonesia."

Namun, yang lebih mengejutkan adalah jawaban Rafael saat ditanya apakah ia lebih suka mencetak gol atau memberikan assist. Ia menjawab, "Assist untuk gol penentu kemenangan," yang membuat Chatmo terkejut.

Selanjutnya, Chatmo mengajukan pertanyaan tentang beberapa pesepak bola terkenal. Saat ditanya antara Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo, Rafael memilih Messi, menyebutnya sebagai "GOAT bro." Ia juga memilih Kylian Mbappe atas Erling Haaland, meskipun ia mengakui kecepatan Haaland.

Untuk pertanyaan terakhir, Rafael Struick memilih Neymar, menekankan bahwa ia menyukai Neymar saat berada di puncak kariernya.

Itulah ulasan tuntas seputar dari oranye ke merah putih rafael struick sang maestro assist yang memilih indonesia yang saya sampaikan dalam indonesia, bola, berita Mudah-mudahan tulisan ini memberikan insight baru kembangkan potensi diri dan jaga kesehatan mental. Sebarkan manfaat ini kepada orang-orang di sekitarmu. semoga artikel lainnya juga bermanfaat. Sampai jumpa.

© Copyright 2024 - NUANSAPAGINEWS.COM Sumber Terpercaya untuk Berita Terkini
Added Successfully

Type above and press Enter to search.