Tragedi Berdarah di Lebanon: 33 Jiwa Melayang Akibat Serangan Brutal Israel
1ww0lhujxjhcdrucc6bsa3blqpg-ritxg1l-mmw9s.workers.dev Bismillah semoga hari ini istimewa. Sekarang aku ingin mengupas sisi unik dari CNBC Indonesia, News, Berita. Diskusi Seputar CNBC Indonesia, News, Berita Tragedi Berdarah di Lebanon 33 Jiwa Melayang Akibat Serangan Brutal Israel Mari kita bahas selengkapnya hingga paragraf terakhir.
Table of Contents
Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Kesehatan Lebanon melaporkan bahwa serangan Israel yang berlangsung pada Sabtu (9/11/2024) mengakibatkan 33 orang tewas di Lebanon timur dan selatan. Pasukan Israel terus menggencarkan serangan udara terhadap kelompok Hizbullah yang didukung oleh Iran.
Menurut Kementerian Kesehatan Lebanon, serangan yang menargetkan wilayah Baalbek-Hermel mengakibatkan 20 korban tewas, termasuk 11 orang di wilayah Knaissseh, yang merupakan area kekuasaan Hizbullah di Lebanon timur. Sementara itu, di wilayah selatan yang juga dikuasai oleh Hizbullah, serangan Israel menewaskan sedikitnya 13 orang, termasuk tujuh penyelamat yang bekerja sama dengan kelompok Hizbullah dan sekutunya, Amal.
Selain itu, lima orang tewas di desa Hanouiyeh di selatan Lebanon. Di desa Deir Qanun, enam penyelamat yang tergabung dalam organisasi Pramuka Risala yang berafiliasi dengan Amal serta satu anggota Komite Kesehatan Islam yang berafiliasi dengan Hizbullah juga kehilangan nyawa dalam serangan tersebut.
Serangan udara lainnya di kota Nabatiyeh, selatan Lebanon, melukai 12 orang. Insiden ini terjadi setelah serangan sebelumnya di kota Tyre yang menewaskan tujuh orang, termasuk dua anak, dan melukai 46 lainnya. Tim penyelamat masih berusaha mencari korban yang tertimbun reruntuhan.
Militer Israel menyatakan bahwa serangan udara mereka menargetkan infrastruktur Hizbullah di wilayah Tyre dan Baalbek, termasuk teroris, apartemen operasional, serta fasilitas penyimpanan senjata. Sementara itu, Hizbullah mengklaim telah meluncurkan roket dan rudal ke wilayah utara Israel, menargetkan pasukan Israel serta fasilitas militer di sekitar Haifa, dan bahkan berhasil menjatuhkan pesawat nirawak Israel di selatan Lebanon.
Sejak 23 September, Israel semakin meningkatkan serangan udara dan pasukan daratnya di Lebanon. Kekerasan ini merupakan eskalasi setelah hampir setahun serangan lintas batas yang dilakukan oleh Hizbullah, yang mendukung Hamas dalam konflik dengan Israel yang dimulai pada 7 Oktober 2023.
Hingga saat ini, lebih dari 3.110 orang telah tewas di Lebanon akibat pertukaran serangan lintas batas ini, menurut Kementerian Kesehatan Lebanon.
Terima kasih telah membaca tuntas pembahasan tragedi berdarah di lebanon 33 jiwa melayang akibat serangan brutal israel dalam cnbc indonesia, news, berita ini Semoga artikel ini menjadi inspirasi bagi Anda tetap semangat belajar dan jaga kebugaran fisik. Mari sebar informasi ini agar bermanfaat. semoga Anda menemukan artikel lainnya yang menarik. Sampai jumpa.