• Default Language
  • Arabic
  • Basque
  • Bengali
  • Bulgaria
  • Catalan
  • Croatian
  • Czech
  • Chinese
  • Danish
  • Dutch
  • English (UK)
  • English (US)
  • Estonian
  • Filipino
  • Finnish
  • French
  • German
  • Greek
  • Hindi
  • Hungarian
  • Icelandic
  • Indonesian
  • Italian
  • Japanese
  • Kannada
  • Korean
  • Latvian
  • Lithuanian
  • Malay
  • Norwegian
  • Polish
  • Portugal
  • Romanian
  • Russian
  • Serbian
  • Taiwan
  • Slovak
  • Slovenian
  • liish
  • Swahili
  • Swedish
  • Tamil
  • Thailand
  • Ukrainian
  • Urdu
  • Vietnamese
  • Welsh
Hari

Your cart

Price
SUBTOTAL:
Rp.0

Bocornya Proyek Megapolitan: Sekda Jember Terjerat Korupsi Billboard Rp1,7 M!

img

1ww0lhujxjhcdrucc6bsa3blqpg-ritxg1l-mmw9s.workers.dev Dengan izin Allah semoga kita semua sedang diberkahi segalanya. Pada Hari Ini aku ingin berbagi pengetahuan mengenai News, Berita yang menarik. Tulisan Yang Mengangkat News, Berita Bocornya Proyek Megapolitan Sekda Jember Terjerat Korupsi Billboard Rp17 M Ikuti selalu pembahasannya sampai bagian akhir.

Sekda Jember Terjerat Korupsi Billboard

Kabar mengejutkan datang dari Kabupaten Jember. Hadi Susmito, yang menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda), resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi. Praktik korupsi yang dilakukannya terkait dengan pengadaan barang dan jasa, khususnya dalam proyek pemasangan billboard pada tahun anggaran 2023.

Dilansir dari sumber terpercaya, Subdirektorat Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Ditreskrimsus Polda Jatim telah melakukan penyelidikan mendalam dan menetapkan Hadi sebagai tersangka. Tidak hanya itu, pihak kepolisian juga telah melakukan penahanan terhadap yang bersangkutan.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Dirmanto, menjelaskan bahwa Hadi diduga menyalahgunakan wewenang dalam pelaksanaan proyek tersebut. Padahal, berdasarkan aturan yang berlaku, proyek sebesar itu seharusnya melalui proses tender yang transparan. Namun, Hadi justru melakukan pemecahan paket pekerjaan secara sewenang-wenang.

Akibat perbuatannya, negara mengalami kerugian yang cukup signifikan, yakni sebesar Rp 1.715.460.002. Angka tersebut merupakan hasil perhitungan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Jatim.

Penahanan terhadap Hadi dilakukan pada hari Sabtu, sehari sebelum penetapan status tersangka. Langkah tegas ini diambil oleh pihak kepolisian sebagai bentuk komitmen dalam memberantas tindak pidana korupsi.

Begitulah bocornya proyek megapolitan sekda jember terjerat korupsi billboard rp17 m yang telah saya bahas secara lengkap dalam news, berita Saya berharap tulisan ini membuka wawasan baru selalu berinovasi dan jaga keseimbangan hidup. Silakan bagikan kepada orang-orang terdekat. cek juga artikel lain di bawah ini.

© Copyright 2024 - NUANSAPAGINEWS.COM Sumber Terpercaya untuk Berita Terkini
Added Successfully

Type above and press Enter to search.