• Default Language
  • Arabic
  • Basque
  • Bengali
  • Bulgaria
  • Catalan
  • Croatian
  • Czech
  • Chinese
  • Danish
  • Dutch
  • English (UK)
  • English (US)
  • Estonian
  • Filipino
  • Finnish
  • French
  • German
  • Greek
  • Hindi
  • Hungarian
  • Icelandic
  • Indonesian
  • Italian
  • Japanese
  • Kannada
  • Korean
  • Latvian
  • Lithuanian
  • Malay
  • Norwegian
  • Polish
  • Portugal
  • Romanian
  • Russian
  • Serbian
  • Taiwan
  • Slovak
  • Slovenian
  • liish
  • Swahili
  • Swedish
  • Tamil
  • Thailand
  • Ukrainian
  • Urdu
  • Vietnamese
  • Welsh
Hari

Your cart

Price
SUBTOTAL:
Rp.0

Geger! PAN Tolak Keras Polri Balik ke Zaman Orde Baru

img

1ww0lhujxjhcdrucc6bsa3blqpg-ritxg1l-mmw9s.workers.dev Selamat beraktivitas dan semoga sukses selalu. Di Situs Ini saya ingin membahas berbagai perspektif tentang News, Berita. Insight Tentang News, Berita Geger PAN Tolak Keras Polri Balik ke Zaman Orde Baru Simak baik-baik setiap detailnya sampai beres.

PAN Tolak Keras Usulan Polri Dibawah Kemendagri

Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PAN, Nazarudin Dek Gam, secara tegas menolak usulan menempatkan Polri di bawah Kementerian Dalam Negeri. Menurut Dek Gam, usulan ini merupakan bentuk pengkhianatan terhadap semangat reformasi yang telah membawa Polri menjadi lembaga penegak hukum yang independen.

Dek Gam menggarisbawahi prestasi Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, terutama dalam pelaksanaan Pilkada serentak 2024. Ia menilai kinerja Polri telah membuahkan hasil yang sangat baik, dengan tingkat konflik yang relatif rendah.

Senada dengan Dek Gam, Sekretaris Jenderal PAN, Eko Patrio, juga menyatakan penolakan terhadap usulan tersebut. Eko berpendapat bahwa menempatkan Polri di bawah TNI atau Kemendagri akan menghambat kinerja kepolisian dan mencederai semangat reformasi.

Eko menegaskan pentingnya menjaga independensi Polri sebagai lembaga sipil. Ia juga menekankan bahwa Polri harus bertanggung jawab langsung kepada Presiden. Menurut Eko, langkah yang tepat adalah memperkuat kedua institusi, baik Polri maupun TNI, agar dapat menjalankan tugasnya secara optimal.

Kedua politisi PAN ini sepakat bahwa Polri telah menunjukkan kinerja yang sangat baik dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Mereka juga menyoroti pentingnya menjaga independensi Polri agar lembaga ini dapat menjalankan tugasnya secara profesional dan akuntabel.

Sekian ulasan tentang geger pan tolak keras polri balik ke zaman orde baru yang saya sampaikan melalui news, berita Selamat menggali informasi lebih lanjut tentang tema ini tetap bersemangat dan perhatikan kesehatanmu. Mari berikan manfaat dengan membagikan ini. terima kasih banyak.

© Copyright 2024 - NUANSAPAGINEWS.COM Sumber Terpercaya untuk Berita Terkini
Added Successfully

Type above and press Enter to search.