Kekayaan Tiga Miliarder RI Melonjak 174%, Sementara Kelas Menengah Terpuruk dengan Kenaikan Hanya 15%
1ww0lhujxjhcdrucc6bsa3blqpg-ritxg1l-mmw9s.workers.dev Assalamualaikum semoga kita selalu bersyukur. Hari Ini aku mau berbagi cerita seputar CNBC Indonesia, News, Berita yang inspiratif. Catatan Informatif Tentang CNBC Indonesia, News, Berita Kekayaan Tiga Miliarder RI Melonjak 174 Sementara Kelas Menengah Terpuruk dengan Kenaikan Hanya 15 Baca sampai selesai untuk pemahaman komprehensif.
Table of Contents
Jakarta - Penelitian dari Center of Economic and Law Studies (Celios) menunjukkan adanya ketimpangan signifikan dalam pertumbuhan pendapatan antara golongan super kaya dan kelas menengah di Indonesia.
Penelitian ini dimuat dalam laporan berjudul 'Laporan Ketimpangan Ekonomi Indonesia 2024: Pesawat Jet untuk Si Kaya, Sepeda untuk Si Miskin', yang dirilis pada September 2024.
Direktur Eksekutif Celios, Bhima Yudhistira Adhinegara, dalam siaran persnya yang dikutip pada Kamis (26/9/2024), menyatakan bahwa sejak tahun 2020, kekayaan tiga orang terkaya di Indonesia telah meningkat lebih dari tiga kali lipat, sementara kenaikan upah pekerja hanya sekitar 15%. Hal ini mencerminkan ketimpangan yang semakin menghambat mobilitas sosial.
Penelitian ini mencatat bahwa kekayaan tiga triliuner di Indonesia meningkat hingga 174% dalam periode 2020 hingga 2023, sementara kenaikan upah pekerja selama periode yang sama hanya tumbuh sebesar 15%.
Berdasarkan data Forbes, triliuner terkaya di Indonesia termasuk Budi dan Michael Hartono dengan kekayaan US$48 miliar (Rp777,6 triliun), Prajogo Pangestu dengan US$43,7 miliar (Rp707,9 triliun), dan Low Tuck Kwong dengan US$27,2 miliar (Rp440,6 triliun).
Total kenaikan kekayaan mereka selama tiga tahun mencapai US$75,50 miliar atau sekitar Rp1.223 triliun, setara dengan pertumbuhan sebesar 174%, dengan akumulasi kekayaan mencapai US$118,90 miliar (Rp1.926 triliun).
Untuk kelas pekerja, berdasarkan data Survei Angkatan Kerja Nasional, rata-rata upah pekerja di Indonesia naik dari Rp2.756.345 pada Agustus 2020 menjadi Rp3.178.227 pada Agustus 2023, menunjukkan kenaikan sebesar 15,31%.
Selain itu, laporan Celios juga mencatat adanya peningkatan kekayaan pejabat negara. Menteri di bawah pemerintahan Presiden Joko Widodo mengalami akumulasi kekayaan sebesar Rp14,91 triliun dalam periode 2019-2023, dengan rata-rata kekayaan menteri mencapai Rp478,18 miliar.
Meskipun pendapatan resmi menteri, berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 75 Tahun 2000, hanya sekitar Rp18,65 juta per bulan, laporan ini menunjukkan bahwa angka tersebut hanya mewakili 0,0039% dari total kekayaan rata-rata mereka.
Begitulah uraian mendalam mengenai kekayaan tiga miliarder ri melonjak 174 sementara kelas menengah terpuruk dengan kenaikan hanya 15 dalam cnbc indonesia, news, berita yang saya bagikan Mudah-mudahan tulisan ini membuka cakrawala berpikir Anda kembangkan ide positif dan jaga keseimbangan hidup. share ke temanmu. semoga artikel lainnya juga bermanfaat. Sampai jumpa.