• Default Language
  • Arabic
  • Basque
  • Bengali
  • Bulgaria
  • Catalan
  • Croatian
  • Czech
  • Chinese
  • Danish
  • Dutch
  • English (UK)
  • English (US)
  • Estonian
  • Filipino
  • Finnish
  • French
  • German
  • Greek
  • Hindi
  • Hungarian
  • Icelandic
  • Indonesian
  • Italian
  • Japanese
  • Kannada
  • Korean
  • Latvian
  • Lithuanian
  • Malay
  • Norwegian
  • Polish
  • Portugal
  • Romanian
  • Russian
  • Serbian
  • Taiwan
  • Slovak
  • Slovenian
  • liish
  • Swahili
  • Swedish
  • Tamil
  • Thailand
  • Ukrainian
  • Urdu
  • Vietnamese
  • Welsh
Hari

Your cart

Price
SUBTOTAL:
Rp.0

Kemitraan Strategis: Indonesia-Australia Jalin Kerja Sama Tingkatkan Kualitas Birokrasi

img

1ww0lhujxjhcdrucc6bsa3blqpg-ritxg1l-mmw9s.workers.dev Dengan izin Allah semoga kita semua sedang diberkahi segalanya. Di Kutipan Ini mari kita kupas tuntas fakta-fakta tentang News, Berita. Informasi Terbaru Tentang News, Berita Kemitraan Strategis IndonesiaAustralia Jalin Kerja Sama Tingkatkan Kualitas Birokrasi Pelajari detailnya dengan membaca hingga akhir.

    Table of Contents

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB), Rini Widyantini, baru-baru ini mengadakan pertemuan dengan Duta Besar Australia untuk Indonesia, Yang Mulia Penny Williams. Pertemuan tersebut membahas mengenai kerja sama yang telah terjalin antara kedua negara, serta rencana penguatan kolaborasi antara Kementerian PANRB Indonesia dan Pemerintah Australia melalui Program Kemitraan Indonesia-Australia untuk Perekonomian (Prospera).

Rini menekankan bahwa fokus utama dari kerja sama ini adalah pada pengembangan pemerintahan digital dan peningkatan sumber daya manusia (SDM) di Indonesia. "Kami mengapresiasi dukungan yang telah diberikan sejak 2020 dan berharap kerja sama ini dapat terus berkembang, memberikan dampak yang signifikan dalam implementasi pemerintahan digital dan pengembangan SDM di Indonesia," ujar Rini dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, pada Selasa (19/11).

Untuk memperkuat kolaborasi tersebut, Rini meminta agar lebih banyak personil dari Prospera terlibat dalam diskusi intens dengan Kementerian PANRB. Mereka akan fokus pada berbagai topik penting seperti reformasi birokrasi, pelayanan publik, dan transformasi pemerintahan digital. Ketiga hal ini diharapkan dapat meningkatkan tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik yang lebih efisien di Indonesia.

Rini juga menambahkan, "Dukungan dari personil Prospera yang memiliki keahlian dalam bidang tersebut akan sangat membantu kami dalam merancang reformasi birokrasi yang lebih efektif dan menciptakan pelayanan publik yang efisien." Kerja sama ini juga mendukung arahan Presiden Prabowo Subianto mengenai pentingnya reformasi birokrasi yang menyeluruh untuk menciptakan pemerintahan yang responsif dan efisien, serta berfokus pada kebutuhan masyarakat.

Pada tahun 2024, Pemerintah Australia mendukung tiga kegiatan utama, antara lain dukungan teknis untuk project management office (PMO) dalam Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang bertujuan mendorong kebijakan pemerintah di Indonesia. Di bidang kebijakan publik, Australia juga berkontribusi dalam pengembangan kompetensi pegawai Kementerian PANRB, Badan Kepegawaian Negara (BKN), serta Lembaga Administrasi Negara (LAN). Selain itu, terdapat juga pembelajaran mengenai kesejahteraan ASN melalui Australian Public Service Commission (APSC).

Seiring dengan Indonesia yang berupaya untuk menjadi anggota penuh dalam Organization for Economic Co-operation and Development (OECD), dukungan Australia sangat krusial. Kementerian PANRB, yang ditunjuk sebagai penanggung jawab untuk Public Governance Committee (PGC), mendapat bantuan untuk memastikan reformasi yang dilaksanakan sesuai dengan standar internasional. Australia juga membantu dalam pengembangan kerangka kebijakan terkait Pengarusutamaan Gender (PUG) di sektor publik.

Selain itu, kolaborasi dengan Australia juga mendukung Capability Review yang berfokus pada pengukuran kapabilitas instansi pemerintah dalam menentukan prioritas program kerja untuk perbaikan berkelanjutan. Analisis Dampak Kebijakan juga menjadi bagian dari kerja sama ini, yang bertujuan untuk mengevaluasi potensi dampak dari kebijakan atau program yang diajukan pemerintah sebelum implementasi.

Rini menutup pembicaraan dengan, "Kami akan terus melanjutkan kerja sama dengan Australia melalui Prospera, mengadakan diskusi produktif untuk kemajuan dalam pemerintahan digital, pengembangan SDM, dan reformasi birokrasi, yang pada akhirnya dapat mendukung aksesi Indonesia ke OECD."

Itulah informasi komprehensif seputar kemitraan strategis indonesiaaustralia jalin kerja sama tingkatkan kualitas birokrasi yang saya sajikan dalam news, berita Terima kasih telah membaca hingga bagian akhir selalu bersyukur atas kesempatan dan rawat kesehatan emosional. Bagikan postingan ini agar lebih banyak yang tahu. Terima kasih telah membaca

© Copyright 2024 - NUANSAPAGINEWS.COM Sumber Terpercaya untuk Berita Terkini
Added Successfully

Type above and press Enter to search.