Panamtex Terpuruk: 510 Pekerja Berjuang di Ujung Tanduk Pasca Pailit!
1ww0lhujxjhcdrucc6bsa3blqpg-ritxg1l-mmw9s.workers.dev Mudah-mudahan harimu cerah dan indah. Hari Ini saya ingin membedah CNBC Indonesia, News, Berita yang banyak dicari publik. Konten Yang Membahas CNBC Indonesia, News, Berita Panamtex Terpuruk 510 Pekerja Berjuang di Ujung Tanduk Pasca Pailit Segera telusuri informasinya sampai titik terakhir.
- 1.1. Jakarta, 24 September 2024
Table of Contents
Jakarta, 24 September 2024 - Kasus kebangkrutan yang menimpa PT Pandanarum Kenangan Textil (Panamtex) telah menimbulkan kebingungan di kalangan serikat pekerja. Meskipun perusahaan dalam kondisi baik dan mampu memenuhi permintaan pasar, termasuk ekspor, Pengadilan Negeri Semarang telah memutuskan pailit terhadap Panamtex terkait pembayaran pesangon bagi mantan karyawan.
Ketua Umum Serikat Pekerja Nasional (SPN) Panamtex, Tabiin, menjelaskan bahwa ia ditunjuk untuk mengurus pembayaran pesangon, tetapi mantan karyawan menolak dan memilih melanjutkan perkara ini ke pengacara. Ia menyatakan, “Jika ini berlanjut, ratusan karyawan terancam kehilangan pekerjaan. Saat ini, ada 510 pekerja di Panamtex yang berpotensi terdampak.”
Meski perusahaan masih beroperasi, karyawan khawatir gaji yang biasa dibayarkan setiap tanggal 7 mungkin tidak terbayar. Ini disebabkan rekening perusahaan yang terblokir setelah keputusan pengadilan. “Kami cemas jika bulan depan gaji tidak dibayarkan. Sebelumnya, semua pembayaran gaji dan THR lancar,” tambah Tabiin.
Uniknya, berbeda dengan kebanyakan kasus pailit akibat keterlambatan pembayaran, SPN melaporkan bahwa pembayaran kepada vendor masih berjalan baik. “Selama ini tidak ada masalah dalam pembayaran ke vendor, namun situasinya bisa berubah karena rekening kini dikelola kurator,” tutup Tabiin.
Terima kasih atas perhatian Anda terhadap panamtex terpuruk 510 pekerja berjuang di ujung tanduk pasca pailit dalam cnbc indonesia, news, berita ini Silakan aplikasikan pengetahuan ini dalam kehidupan sehari-hari selalu belajar dari pengalaman dan perhatikan kesehatan reproduksi. Mari kita sebar kebaikan dengan membagikan postingan ini., Terima kasih telah membaca