• Default Language
  • Arabic
  • Basque
  • Bengali
  • Bulgaria
  • Catalan
  • Croatian
  • Czech
  • Chinese
  • Danish
  • Dutch
  • English (UK)
  • English (US)
  • Estonian
  • Filipino
  • Finnish
  • French
  • German
  • Greek
  • Hindi
  • Hungarian
  • Icelandic
  • Indonesian
  • Italian
  • Japanese
  • Kannada
  • Korean
  • Latvian
  • Lithuanian
  • Malay
  • Norwegian
  • Polish
  • Portugal
  • Romanian
  • Russian
  • Serbian
  • Taiwan
  • Slovak
  • Slovenian
  • liish
  • Swahili
  • Swedish
  • Tamil
  • Thailand
  • Ukrainian
  • Urdu
  • Vietnamese
  • Welsh
Hari

Your cart

Price
SUBTOTAL:
Rp.0

Reforma Agraria: Dirjen Penataan Agraria Dorong Kelanjutan Program untuk Perubahan Nyata di Tanah Air

img

1ww0lhujxjhcdrucc6bsa3blqpg-ritxg1l-mmw9s.workers.dev Mudah-mudahan selalu ada harapan di setiap hati. Di Jam Ini aku mau berbagi cerita seputar News, Peristiwa yang inspiratif. Tulisan Ini Menjelaskan News, Peristiwa Reforma Agraria Dirjen Penataan Agraria Dorong Kelanjutan Program untuk Perubahan Nyata di Tanah Air Mari kita bahas selengkapnya hingga paragraf terakhir.

    Table of Contents

Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) terus berkomitmen menjalankan program Reforma Agraria yang bertujuan untuk memberikan keadilan dan meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat Indonesia.

Hal ini disampaikan oleh Direktur Jenderal Penataan Agraria, Dalu Agung Darmawan, usai mengikuti Diskusi Tim Perumus Reforma Agraria Summit Bali 2024 di Gedung Blenong BPN, Kota Bogor, Kamis, 26 September 2024. Diskusi tersebut mengusung tema "Menata Agraria Pro Poor yang Adil dan Berkelanjutan".

"Reforma Agraria adalah perjalanan yang harus memiliki jalur yang jelas. Ini adalah program yang harus terus berjalan dengan tujuan yang konsisten, yakni menciptakan keadilan dan kesejahteraan bagi masyarakat," ujar Dalu Agung Darmawan pada Minggu, 29 September 2024.

Menurut Dalu, Kementerian ATR/BPN terus berupaya menjalankan Reforma Agraria yang berkelanjutan meskipun menghadapi berbagai tantangan. Tantangan tersebut terutama terkait legalisasi aset, terutama tanah-tanah yang mengalami konflik agraria, seperti tanah transmigrasi. Konflik yang terjadi melibatkan berbagai masalah baik dari sisi subjek maupun objek.

Dalu juga menambahkan bahwa redistribusi tanah menghadapi kendala terkait pelepasan kawasan hutan serta tanah yang dimiliki pemerintah pusat maupun daerah. "Untuk menghadapi tantangan ini, diperlukan penyamaan persepsi dan kolaborasi dengan kementerian lain agar kebijakan dapat selaras ke depannya," jelasnya.

Diskusi ini juga menghadirkan Endriatmo Soetarto, seorang cendekiawan agraria dari Institut Pertanian Bogor (IPB). Ia menyoroti adanya ketimpangan sosial dalam kepemilikan tanah dan menekankan perlunya kebijakan pro-rakyat yang fokus pada keadilan dalam penataan tanah. "Penataan tanah harus sesuai dengan kebutuhan lokal dan melindungi Hak Asasi Manusia (HAM)," ungkap Endriatmo.

Turut hadir dalam acara tersebut adalah Direktur Pemberdayaan Tanah Masyarakat, Dwi Budi Martono; Direktur Landreform, Rudi Rubijaya; Sekretaris Direktorat Jenderal Penataan Agraria, Sukiptiyah; dan beberapa pejabat lainnya serta perwakilan eksternal dari Badan Bank Tanah dan organisasi masyarakat sipil (CSO).

Itulah rangkuman lengkap mengenai reforma agraria dirjen penataan agraria dorong kelanjutan program untuk perubahan nyata di tanah air yang saya sajikan dalam news, peristiwa Saya berharap tulisan ini membuka wawasan baru selalu berpikir ke depan dan jaga kesehatan finansial. Ajak teman-temanmu untuk membaca postingan ini. Sampai bertemu lagi

© Copyright 2024 - NUANSAPAGINEWS.COM Sumber Terpercaya untuk Berita Terkini
Added Successfully

Type above and press Enter to search.