• Default Language
  • Arabic
  • Basque
  • Bengali
  • Bulgaria
  • Catalan
  • Croatian
  • Czech
  • Chinese
  • Danish
  • Dutch
  • English (UK)
  • English (US)
  • Estonian
  • Filipino
  • Finnish
  • French
  • German
  • Greek
  • Hindi
  • Hungarian
  • Icelandic
  • Indonesian
  • Italian
  • Japanese
  • Kannada
  • Korean
  • Latvian
  • Lithuanian
  • Malay
  • Norwegian
  • Polish
  • Portugal
  • Romanian
  • Russian
  • Serbian
  • Taiwan
  • Slovak
  • Slovenian
  • liish
  • Swahili
  • Swedish
  • Tamil
  • Thailand
  • Ukrainian
  • Urdu
  • Vietnamese
  • Welsh
Hari

Your cart

Price
SUBTOTAL:
Rp.0

Skandal Pungli Mengguncang Rutan KPK: Eks Sekretaris MA Nurhadi Terjerat Rp 115 Juta!

img

1ww0lhujxjhcdrucc6bsa3blqpg-ritxg1l-mmw9s.workers.dev Selamat membaca semoga mendapatkan ilmu baru. Pada Edisi Ini aku mau berbagi tips mengenai News, Berita yang bermanfaat. Insight Tentang News, Berita Skandal Pungli Mengguncang Rutan KPK Eks Sekretaris MA Nurhadi Terjerat Rp 115 Juta Jangan sampai terlewat simak terus sampai selesai.

Mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA), Nurhadi Abdurrachman, muncul secara virtual dari Lapas Sukamiskin dalam sidang kasus dugaan pungutan liar di Rutan KPK. Ia mengaku telah menyetor total Rp 115 juta selama ditahan di Gedung C1.

Nurhadi menyatakan bahwa setoran tersebut diatur oleh keluarganya melalui seorang bernama Uding, dan ia tidak mengetahui siapa petugas Rutan KPK yang menerima uang tersebut. "Diserahkan kepada siapa?" tanya jaksa di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat.

Ia menjelaskan bahwa setoran pertamanya adalah Rp 25 juta, terdiri dari Rp 20 juta untuk sewa botol dan Rp 5 juta untuk uang bulanan. Ia menjelaskan bahwa 'botol' merupakan kode untuk mendapatkan handphone.

Jaksa bertanya, "Mengapa Anda membayar jika tidak suka membawa handphone?" Nurhadi menjawab, "Tidak ada pilihan, diwajibkan."

Nurhadi juga menyebutkan bahwa ia membayar rata-rata Rp 5 juta setiap bulan dan mengonfirmasi total pembayaran yang mencapai Rp 115 juta. Selain itu, ia menyebutkan adanya biaya tambahan untuk charger power bank sebesar Rp 200-300 ribu.

Terakhir, ia menjelaskan bahwa biaya untuk mengakses makanan juga diperlukan, mirip dengan biaya pengiriman.

Terima kasih telah mengikuti penjelasan skandal pungli mengguncang rutan kpk eks sekretaris ma nurhadi terjerat rp 115 juta dalam news, berita ini hingga selesai Selamat menjelajahi dunia pengetahuan lebih jauh tetap optimis menghadapi perubahan dan jaga kebugaran otot. Mari sebar informasi ini ke orang-orang terdekatmu. Sampai bertemu di artikel selanjutnya. Terima kasih atas dukungan Anda.

© Copyright 2024 - NUANSAPAGINEWS.COM Sumber Terpercaya untuk Berita Terkini
Added Successfully

Type above and press Enter to search.