• Default Language
  • Arabic
  • Basque
  • Bengali
  • Bulgaria
  • Catalan
  • Croatian
  • Czech
  • Chinese
  • Danish
  • Dutch
  • English (UK)
  • English (US)
  • Estonian
  • Filipino
  • Finnish
  • French
  • German
  • Greek
  • Hindi
  • Hungarian
  • Icelandic
  • Indonesian
  • Italian
  • Japanese
  • Kannada
  • Korean
  • Latvian
  • Lithuanian
  • Malay
  • Norwegian
  • Polish
  • Portugal
  • Romanian
  • Russian
  • Serbian
  • Taiwan
  • Slovak
  • Slovenian
  • liish
  • Swahili
  • Swedish
  • Tamil
  • Thailand
  • Ukrainian
  • Urdu
  • Vietnamese
  • Welsh
Hari

Your cart

Price
SUBTOTAL:
Rp.0

“Soeharto Berikan Maaf: Tutut dan Titiek Ungkap Penyesalan atas Kesalahan Masa Lalu”

img

1ww0lhujxjhcdrucc6bsa3blqpg-ritxg1l-mmw9s.workers.dev Mudah mudahan kalian sehat dan berbahagia selalu. Hari Ini mari kita telaah News, Berita yang banyak diperbincangkan. Tulisan Yang Mengangkat News, Berita Soeharto Berikan Maaf Tutut dan Titiek Ungkap Penyesalan atas Kesalahan Masa Lalu Jangan skip bagian apapun ya baca sampai tuntas.

    Table of Contents

Siti Hardijanti Rukmana, yang lebih dikenal sebagai Tutut Soeharto, bersama Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto, menghadiri acara silaturahmi kebangsaan MPR dan keluarga Soeharto di Ruang Delegasi, kompleks parlemen Senayan, Jakarta Pusat, pada hari ini. Mereka menerima surat balasan dari pimpinan MPR terkait usulan Fraksi Golkar mengenai penghapusan nama ayah mereka, Presiden kedua RI Soeharto, dari Pasal 4 TAP XI/MPR/1998.

Surat tersebut disampaikan oleh Ketua MPR, Bambang Soesatyo. Tutut Soeharto memberikan apresiasi terhadap langkah MPR ini.

Dalam kesempatan itu, Tutut juga meminta maaf jika selama 32 tahun ayahnya memimpin Indonesia ada kesalahan yang terjadi. Dia menekankan bahwa tidak ada manusia yang sempurna, termasuk sang ayah.

“Semua ini berawal dari kesadaran dan rasa penghargaan kepada Bapak yang telah memimpin bangsa ini selama 32 tahun. Memang tidak ada manusia yang selalu benar; pasti ada kesalahan. Kami juga meminta maaf jika ada kesalahan yang dilakukan selama beliau memimpin,” ujar Tutut pada Sabtu, 28 September 2024.

Ia menilai tindakan Soeharto selama masa kepresidenan adalah untuk kepentingan bangsa dan negara, serta menegaskan bahwa saat ini persatuan lebih penting dibandingkan rasa dendam.

“Kami sebagai keluarga merasa bersyukur karena akhirnya ada yang menyadari dan mengakui kebenaran. Kebenaran harus diakui, dan persatuan lebih penting daripada dendam,” tambah Tutut.

Di sisi lain, Titiek Soeharto mengungkapkan bahwa jasa Soeharto bagi Indonesia adalah hasil kerja sama seluruh pejabat di bawah kepemimpinannya. Dia juga menyampaikan permohonan maaf atas kesalahan yang terjadi selama masa kepemimpinan Soeharto.

“Untuk itu, kami ingin mengucapkan permohonan maaf yang sebesar-besarnya. Namun, kita juga tidak bisa melupakan apa yang telah Bapak lakukan selama 32 tahun memimpin bangsa ini,” tutup Titiek.

Sekian penjelasan detail tentang soeharto berikan maaf tutut dan titiek ungkap penyesalan atas kesalahan masa lalu yang saya tuangkan dalam news, berita Terima kasih telah mempercayakan kami sebagai sumber informasi cari inspirasi dari alam dan jaga keseimbangan hidup. Jika kamu merasa terinspirasi Terima kasih

© Copyright 2024 - NUANSAPAGINEWS.COM Sumber Terpercaya untuk Berita Terkini
Added Successfully

Type above and press Enter to search.