• Default Language
  • Arabic
  • Basque
  • Bengali
  • Bulgaria
  • Catalan
  • Croatian
  • Czech
  • Chinese
  • Danish
  • Dutch
  • English (UK)
  • English (US)
  • Estonian
  • Filipino
  • Finnish
  • French
  • German
  • Greek
  • Hindi
  • Hungarian
  • Icelandic
  • Indonesian
  • Italian
  • Japanese
  • Kannada
  • Korean
  • Latvian
  • Lithuanian
  • Malay
  • Norwegian
  • Polish
  • Portugal
  • Romanian
  • Russian
  • Serbian
  • Taiwan
  • Slovak
  • Slovenian
  • liish
  • Swahili
  • Swedish
  • Tamil
  • Thailand
  • Ukrainian
  • Urdu
  • Vietnamese
  • Welsh
Hari

Your cart

Price
SUBTOTAL:
Rp.0

Wamenkumham Otto Hasibuan Bertekad Hapus Korupsi dan Bongkar Mafia Peradilan

img

1ww0lhujxjhcdrucc6bsa3blqpg-ritxg1l-mmw9s.workers.dev Assalamualaikum semoga hidupmu penuh canda tawa. Di Kutipan Ini aku ingin membagikan informasi penting tentang News, Peristiwa. Konten Yang Membahas News, Peristiwa Wamenkumham Otto Hasibuan Bertekad Hapus Korupsi dan Bongkar Mafia Peradilan jangan sampai terlewat.

Wakil Menteri Hukum dan HAM Janji Berantas Mafia Peradilan

Jakarta - Wakil Menteri Koordinator Bidang Hukum HAM Imigrasi dan Pemasyarakatan, Prof. Otto Hasibuan, menegaskan komitmennya dalam memberantas mafia peradilan. Pernyataan tegas ini disampaikannya saat membuka Rapat Kerja Nasional Ikatan Advokat Indonesia (Ikadin) di Semarang, Sabtu (9/11/2024).

Otto menyebut kasus mafia peradilan yang melibatkan mantan pejabat Mahkamah Agung (MA) dengan temuan uang miliaran rupiah sebagai hal yang sangat memprihatinkan. Ia menekankan bahwa praktik seperti ini sangat merusak kepercayaan publik terhadap sistem peradilan.

"Presiden Prabowo Subianto sudah sedemikian tegas menyampaikan komitmennya dalam pemberantasan korupsi. Saya sebagai wakil menteri, sebagai pasukannya, anak buahnya harus mem-'backup' dan menjalankan hal itu," tegas Otto.

Kasus mafia peradilan yang melibatkan mantan pejabat MA, Zarof Ricar, menjadi sorotan publik belakangan ini. Penemuan uang miliaran rupiah di kediaman Zarof semakin menguatkan dugaan adanya praktik suap dalam pengurusan perkara di MA.

Zarof Ricar, mantan Kabadiklat Kumdil MA, kini telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan permufakatan jahat suap dalam kasasi kasus penganiayaan yang melibatkan Gregorius Ronald Tannur. Dugaan keterlibatan Zarof dalam praktik mafia peradilan selama lebih dari satu dekade semakin menguatkan urgensi pemberantasan praktik kotor ini.

Terima kasih telah menyimak pembahasan wamenkumham otto hasibuan bertekad hapus korupsi dan bongkar mafia peradilan dalam news, peristiwa ini hingga akhir Saya berharap artikel ini menambah wawasan Anda selalu berpikir positif dalam bekerja dan jaga berat badan ideal. Bantu sebarkan dengan membagikan postingan ini. Sampai jumpa di artikel selanjutnya

© Copyright 2024 - NUANSAPAGINEWS.COM Sumber Terpercaya untuk Berita Terkini
Added Successfully

Type above and press Enter to search.