• Default Language
  • Arabic
  • Basque
  • Bengali
  • Bulgaria
  • Catalan
  • Croatian
  • Czech
  • Chinese
  • Danish
  • Dutch
  • English (UK)
  • English (US)
  • Estonian
  • Filipino
  • Finnish
  • French
  • German
  • Greek
  • Hindi
  • Hungarian
  • Icelandic
  • Indonesian
  • Italian
  • Japanese
  • Kannada
  • Korean
  • Latvian
  • Lithuanian
  • Malay
  • Norwegian
  • Polish
  • Portugal
  • Romanian
  • Russian
  • Serbian
  • Taiwan
  • Slovak
  • Slovenian
  • liish
  • Swahili
  • Swedish
  • Tamil
  • Thailand
  • Ukrainian
  • Urdu
  • Vietnamese
  • Welsh
Hari

Your cart

Price
SUBTOTAL:
Rp.0

Warga Lebanon Ungkapkan: Perang Kali Ini Lebih Menghancurkan daripada Sebelumnya!

img

1ww0lhujxjhcdrucc6bsa3blqpg-ritxg1l-mmw9s.workers.dev Assalamualaikum semoga selalu dalam kasih sayang-Nya. Saat Ini mari kita telaah berbagai sudut pandang tentang News, Bbc World. Penjelasan Artikel Tentang News, Bbc World Warga Lebanon Ungkapkan Perang Kali Ini Lebih Menghancurkan daripada Sebelumnya Baca artikel ini sampai habis untuk pemahaman yang optimal.

    Table of Contents

Pada hari Senin, 23 September, Lebanon mencatatkan hari paling mematikan sejak berakhirnya perang saudara pada tahun 1990, dengan lebih dari 500 jiwa melayang akibat serangan udara Israel, termasuk 50 anak-anak.

Indikasi awal meningkatnya ketegangan antara militer Israel dan milisi Hizbullah muncul melalui pesan SMS, panggilan otomatis, dan siaran radio yang dibajak. Pihak berwenang Israel mengklaim bahwa pesan-pesan tersebut bertujuan untuk memperingatkan warga sipil agar mengosongkan area berbahaya, namun di Lebanon, pesan ini dianggap sebagai bagian dari "perang psikologis".

Pesan evakuasi resmi pertama dari Israel dikirim pada dini hari tanggal 23 September. Warga Lebanon menerima SMS yang mendesak mereka meninggalkan desa dan lokasi dekat yang dituduh Israel sebagai tempat penyimpanan senjata Hizbullah. Nemat, seorang penduduk Beit Lif, mengungkapkan bahwa keluarganya segera mengemas barang-barang untuk melarikan diri. "Kami merasakan kesedihan dan sakit hati yang mendalam," ujarnya.

Imad Kreidieh, kepala Ogero, perusahaan telekomunikasi Lebanon, menyatakan bahwa telah terjadi lebih dari 80.000 panggilan yang diyakini berasal dari Israel yang menyerukan evakuasi. Ia menggambarkan tindakan ini sebagai usaha menciptakan kekacauan dan ketakutan.

Menteri Informasi Lebanon, Ziad Makary, menolak untuk menanggapi perintah evakuasi dan menegaskan bahwa Israel menggunakan perang psikologis dalam konfrontasinya. Di sisi lain, Zeinab, seorang ibu dari tiga anak, juga mengambil langkah pencegahan dengan mengungsi ke rumah saudaranya setelah menerima pesan peringatan.

Di Israel, sekitar lima juta SMS peringatan juga dikirim ke warga di utara, yang dianggap sebagai upaya untuk menimbulkan kepanikan oleh Iran dan Hizbullah. Dalam beberapa pesan, terdapat ancaman yang mengganggu yang mencantumkan nama pengirim yang diduga merujuk pada pemimpin Hizbullah, Sayyid Hassan Nasrallah.

Situasi ini semakin memperburuk krisis pengungsian di sepanjang perbatasan Israel-Lebanon, di mana lebih dari 150.000 orang telah mengungsi bahkan sebelum ketegangan terbaru ini. Jalan-jalan di selatan Lebanon menjadi padat, dengan banyak yang berusaha melarikan diri ke utara.

Dengan meningkatnya serangan roket oleh Hizbullah, langkah-langkah keamanan di Israel juga diperketat. Kementerian Pendidikan Lebanon menutup beberapa sekolah dan universitas untuk menjaga keselamatan siswa, sementara rumah sakit diminta untuk memindahkan pasien ke lokasi yang lebih aman.

Melihat kondisi ini, banyak orang tua di Lebanon bergegas menjemput anak-anak mereka dari sekolah untuk menghindari potensi bahaya. Krisis yang terus berlanjut menandai tantangan besar bagi kedua negara.

Sekian ulasan komprehensif mengenai warga lebanon ungkapkan perang kali ini lebih menghancurkan daripada sebelumnya yang saya berikan melalui news, bbc world Jangan segan untuk mengeksplorasi topik ini lebih dalam optimis terus dan rawat dirimu baik-baik. Mari sebar kebaikan ini kepada semua. lihat artikel lain di bawah ini.

© Copyright 2024 - NUANSAPAGINEWS.COM Sumber Terpercaya untuk Berita Terkini
Added Successfully

Type above and press Enter to search.