• Default Language
  • Arabic
  • Basque
  • Bengali
  • Bulgaria
  • Catalan
  • Croatian
  • Czech
  • Chinese
  • Danish
  • Dutch
  • English (UK)
  • English (US)
  • Estonian
  • Filipino
  • Finnish
  • French
  • German
  • Greek
  • Hindi
  • Hungarian
  • Icelandic
  • Indonesian
  • Italian
  • Japanese
  • Kannada
  • Korean
  • Latvian
  • Lithuanian
  • Malay
  • Norwegian
  • Polish
  • Portugal
  • Romanian
  • Russian
  • Serbian
  • Taiwan
  • Slovak
  • Slovenian
  • liish
  • Swahili
  • Swedish
  • Tamil
  • Thailand
  • Ukrainian
  • Urdu
  • Vietnamese
  • Welsh
Hari

Your cart

Price
SUBTOTAL:
Rp.0

Waspada! Kekeringan Ancam Lebih Lama, BMKG Beri Tips Selamatkan Diri

img

1ww0lhujxjhcdrucc6bsa3blqpg-ritxg1l-mmw9s.workers.dev Semoga keberkahan menyertai setiap langkahmu. Di Momen Ini aku mau berbagi tips mengenai News, Infografis yang bermanfaat. Artikel Yang Mengulas News, Infografis Waspada Kekeringan Ancam Lebih Lama BMKG Beri Tips Selamatkan Diri jangan sampai terlewat.

Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi bahwa kekeringan tahun ini akan berlangsung lebih lama, yaitu dari Mei hingga Oktober 2024.

Pakar mitigasi bencana dari Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada (UGM), Djati Mardiatno, menyatakan bahwa prediksi BMKG tidak sepenuhnya meleset. Ia menegaskan bahwa perubahan iklim yang terjadi berdampak signifikan terhadap pola musim di Indonesia.

Djati menekankan pentingnya mitigasi terhadap kekeringan. "Tingkat keparahannya mungkin lebih besar dari yang diprediksikan sebelumnya," kata Djati pada Jumat, 20 September 2024.

Perubahan iklim yang terjadi disebabkan oleh kondisi geografis dan hidrogeologi Indonesia yang sangat beragam. Beberapa daerah, seperti Gunungkidul dan Nusa Tenggara Timur, diketahui kesulitan dalam mendapatkan sumber air, terutama saat musim kemarau yang lebih panjang dibandingkan daerah lain.

Untuk menilai potensi kekeringan di suatu daerah, Djati menjelaskan bahwa perlu mempertimbangkan tipe dan zona iklim regional, material geologis, serta sistem alam yang ada. Selain itu, perubahan iklim ini juga memengaruhi curah hujan di berbagai daerah di Indonesia.

"Sebelumnya, diperkirakan puncak musim kemarau akan terjadi pada bulan Agustus hingga September," tambah Djati.

Lebih lanjut, Djati menjelaskan bahwa bulan September seringkali menjadi saat di mana sumber mata air mulai kering. Oleh karena itu, mitigasi kekeringan oleh pemerintah dan masyarakat menjadi sangat penting. Meskipun ada kemungkinan hujan turun di Agustus-September, jumlahnya diperkirakan akan sedikit.

BMKG juga telah mengeluarkan peringatan dini mengenai potensi kekeringan untuk Dasarian III September 2024. Untuk mengetahui daerah mana saja yang masuk dalam kategori Awas dan Siaga, masyarakat dapat melihat informasi lebih lanjut melalui infografis yang disediakan.

Demikianlah waspada kekeringan ancam lebih lama bmkg beri tips selamatkan diri telah saya bahas secara tuntas dalam news, infografis Silakan telusuri sumber-sumber terpercaya lainnya tetap optimis menghadapi perubahan dan jaga kebugaran otot. Silakan share kepada rekan-rekanmu. Terima kasih

© Copyright 2024 - NUANSAPAGINEWS.COM Sumber Terpercaya untuk Berita Terkini
Added Successfully

Type above and press Enter to search.